Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 Juni 2015

RPH Tenggarong Terapan Kaidah ASUH

reborneo.com - Selama Ramadhan dan jelang lebaran Idul Fitri 1436 hijrah persediaan daging sapi untuk konsumen kota raja Tenggarong tidak masalah. Pihak Rumah Potong Hewan sudah mengantipasi dengan persedian hewan sapi siap potong di unit pelaksana teknis daerah itu.

(RPH Mangkurawang Tenggarong)

Kendati harga daging sapi di kota Tenggarong masih stabil yaitu di sekitaran Rp 125 hingga Rp 130 ribu perkilogramnya, stok daging sapi untuk keperluan selama bulan puasa hingga jelang hari lebaran nanti warga kota Tenggarong dan sekitarnya tidak perlu khawatir. Karena pihak Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kutai Kartanegara melalui Unit Pelaksana Teknisnya yaitu Pemotongan Hewan telah menyediakan setiap harinya sekitar 40 ekor sapi siap potong.

(Kepala UPTD Pemotongan Hewan Sumani saat memberikan asupan kepada sapi siap potong)

Kepala UPTD Pemotongan Hewan yang mengelola Rumah Potong Hewan Sumani mengatakan pihakya siap melayani memasok pedagang daging sapi di pasar Tangga Arung Tenggarong. Menurutnya setiap hari selama Ramadan ini pihaknya melakukan pemotongan hewan sapi 6 hingga 9 ekor. Setiap ekor sapi yang disembelih memiliki berat 150-175 kilogram. “Kebutuhan daging sapi diprediksi akan naik selama Ramadan dan kenaikan signifikan terjadi pada H-2 hingga H+2 Lebaran dengan prosentase mencapai 200 persen, Kenaikan harga daging sapi selalu terjadi setiap tahun menjelang puasa dan diprediksi harga perlahan-lahan naik hingga Lebaran nanti. Hal itu dikarenakan permintaan masyarakat meningkat, bukan karena stok kurang,” terangnya. Sedang untuk permintaan daging sapi yang bakal melonjak jelang hari lebaran nanti pihaknya juga telah mengantisipasi.

(Sapi siap potong di kandang RPH Mngkurawang Tenggarong)

Ditambahkan Sumani UPTD Pemotongan Hewan yang berada di kawasan Kelurahan Mangkurawang Tenggarong ini dalam praktek pemotongan hewan pihaknya menerapkan kaidah ASUH atau Aman, Sehat, Utuh dan Halal. Hal ini sesuai Undang undang nomer 18/2009 dan Peraturan Menteri Pertanian tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Dikatakan sejak dibangun 15 tahun lalu UPTD ini belum memiliki Rumah Potong Unggas. Padahal setiap hari di kota Tenggarong ada 25 ribu ekor unggas seperti ayam dan bebek disembelih.(joe/rhi)






Sabtu, 13 Juni 2015

Cinderamata Khas Tenggarong diminati Wisatawan


reborneo.com - Dalam kunjungan para delegasi EIFAF 2015 ke Kota Tenggarong, selain melakukan pementasan seni, mereka pun tidak melewatkan kesempatan untuk melakukan kunjungan ke beberapa tempat wisata yang ada di Tenggarong, seperti Museum Mulawarman untuk melihat sekilas sejarah kota Tenggarong dan juga untuk membeli cinderamata khas Kalimantan Timur yang di sediakan oleh para pedagang disekitar Museum Mulawarman. Para wisatawan dari Hawwai mengaku baru pertama kali berkunjung ke Tenggarong dan mereka merasakan banyaknya aneka ragam budayadan mereka sangat senang bisa berpartisipasi dalam rangka EIFAF 2015.


Jeri salah satu pedagang disekitar Museum Mulawarman mengaku selama Erau berlangsung terjadi peningkatan untuk penjualan pernak - pernik daripada hari biasa, mayoritas barang yang dicari oleh para wisatawan luar seperti manik,tas-tas manik, dan apapun yang unik yang merupakan khas dari Tenggarong. Pemerintah juga dalam visinya mengadakan Erau ini untuk meningkatkan dalam segi Pariwisata dan Perekonmian untuk meningkatkan pendapatan asli daerah. Jeri menambahkan "Semoga Erau ini diadakan tiap tahun agar penjualan meningkat sehingga perekonomian kami pun meningkat." (rhi)

Jumat, 12 Juni 2015

Peresmian ATM Drive Thru Bankaltim Kukar

reborneo.com - ATM Drive Thru (Automatic Teller Machine) Drive Thru Bankaltim yang terletak di Jalan Sudirman, Kecamatan Tenggarong Kukar, Senin (08/06) pagi 09.00 Wita telah diresmikan oleh Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari Phd. yang juga merupakan fasilitas pelengkap Creative Park. Peresmian ATM Drive Thru ini dihadiri Kapolres Kukar AKBP Handoko, Ketua Dewas Pengawas Bankaltim Sulaiman Gafur, Direktur Utama (Dirut) Bankaltim Zainuddin Fanani, Direktur Perkreditan Aziz Ismunandar, Direktur Kepatuhan Roosita Margaretha, dan Pimpinan Bankaltim Cabang Tenggarong Vicky Pujo Rahmanto beserta unsur Muspida.


Rita Widyasari dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak Bankaltim telah bekerja sama menyediakan ATM Drive THRU untuk menambah kemudahan bagi nasabah yang banyak menanamkan uangnya di bank. “Pemerintah Kabupaten Kukar mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Bankaltim. Akhirnya kita mempunyai ATM Drive THRU. Itu melambangkan Tenggarong merupakan kecamatan yang maju, Kami yakin Bankaltim bisa bersaing dengan yang lainnya, karena persaingan itu wajar. Semakin ada spirit untuk maju, pasti akan membuat kita maju. Menurut saya, Bankaltim sudah baik di Kaltim dan di seluruh Nusantara” ujarnya.


Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, saat ini Kukar saat ini sudah memiliki 23 ATM dan di Tenggarong terdapat 7 unit dan kemungkinan Bankaltim akan kembali membuka ATM di tempat strategis di Kukar serta Bankaltim juga berharap agar pemerintah selalu bisa memberikan dukungan. (rhi)

Kamis, 11 Juni 2015

Kesempatan Berkarir Di Total Indonesie

reborneo.com - Kesempatan berkarier di dunia pertambangan minyak dan gas bumi dibuka luas oleh Total Indonesie, rabu (10/5) pukul 15.00 Wita di Stan Total Indonesie diadakan presentasi dengan tema "Kesempatan Belajar Bagi Sumber Daya Lokal", dengan menampilkan 2 Pembicara yang berasal dari Total Indonesie yaitu Dery Primasta dan Siti Intan Hairani.

(Dery Primasta memberikan presentasi)

Dalam presentasinya Dery menyampaikan untuk bergabung sebagai karyawan Total Indonesie, setiap calon harus memiliki komitmen kuat, kompetensi di bidangnya, serta pengabdian yang besar untuk kontribusinya terhadap perusahaan yang sebelumnya harus melalui tahap ujian komprehensif.

(Siti Intan Hairani memberikan presentasi)

Selain itu Siti Intan Hairani dalam kesempatannya menjelaskan tentang program magang di perusahaan dan program diklat teknik yang semuanya dibiayai perusahaan. Dimana program ini lebih khususkan bagi warga yang ada di wilayah kerja perusahaan dan warga yang ada di kabupaten kota di Kaltim. Kedua program merupakan lebih pada upaya dari pihak Total Indonesie dalam rangka pemberdayaan masyarakat sekitar agar menjadi lebih baik dalam segi Sumber Daya Manusia maupun dalam segi Perkonomian.

(Total Indonesie berfoto bersama usai presentasi)

Hendratno Eko Putro, External Communication Officer Total Indonesie juga menyampaikan" Kegiatan presentasi ini diadakan untuk memberikan kesempatan belajar bagi masyarakat lokal, membuka kesempatan belajar bagi mahasiswa yang bearada di Universitas di kalimantan timur untuk bisa magang job training dan ikut dalam program cooperatif education, yakni magang yang diseleksi secara koperehensif, psikotes, bahasa inggis kemudian magang selama 6 bulan dan dibiayai dan mendapatkan uang saku." ujarnya. (rhi)



Pemkab Polman Pamerkan Potensi Daerah

reborneo.com - Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat tidak mau ketinggalan dalam gelaran Erau Adat 2015. Pemkab setempat mengirimkan dutanya melalui ajang Erau Expo yang memamerkan produksi kerajinan warganya yang cukup unik dan berkualitas.

(Stan Pameran Kabupaten Polewali Mandar Sulawesi Barat yang berada di arena Erau Expo 2015)

Juru bicara stan pameran Pemkab Polman Nur Rachman SE yang juga menjabat Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Pemkab Polman mengakui tujuan mengikuti Erau Expo karena ingin memperlihatkan sekaligus mempromosikan potensi industri kecil dan rumahan yang ada di daerahnya. Diakuinya tidak menyangka jika Erau Expo begitu luar biasa pengunjungnya. Sampai sampai stok yang dibawa dari polewali persediaannya menipis.

Potensi kerajian dan hasil perkebunan Kabupaten Polman Sulbar dipamerkan di ajang Erau Expo.

Sedang koleksi yang dipamerkan diantaranya kain tenun buatan tangan, seperti sarung pria dan wanita. Kemudian kerajinan anyaman dan aneka kerajian dari olahan tempurung kelapa. Stan pameran Pemkab Polman ini setiap hari selama Erau berlangsung diambangi sedikitnya 100 pengunjung. Selain memamerkan produk industri kecil dan rumahan juga potensi sumberdaya alam lainnya seperti biji besi, nikel, perikanan dan perkebunan kelapa hingga coklat.(umar/joe)

Rabu, 10 Juni 2015

Batu Fosil Nibung ditawarkan Sebesar Rp 50 Juta

reborneo.com - Dalam memeriahkan Pesta rakyat Erau International Folklore and Art Festival ( EIFAF ) 2015, timbul beberapa pelaku ekonomi yang mrnjadi pengrajin, dan penjual batu akik, dimana masing masing menampilkan beragam jenis batu yang menarik minat para pengunjung wisata lokal maupun mancanegara.


Di salah satu stand penjualan batu akik yang di adakan oleh Sempekat Keroan Kutai, ada yang menarik, Adi Bintang Kestari salah satu penjual batu akik yang satu-satunya perwakilan warga Tenggarong Seberang dimana menjual berbagai macam bongkahan batu, termasuk batu yang sudah dipoles dan siap pakai. Bahkan juga amban cincin serta kalung liontin. Batu lapis benua, akik garut, blue oval, raflesia Bengkulu, fosil ulin, fosil leban dan andalan kami yakni fosil Nibung.


" Batu ini (bongkahan batu fosil , Red) dijual Rp. 50 juta, sangat langka dan berat mencapai 15 kilogram," ujarnya. Selain menambah penghasilan adi pun merasa bangga ikut serta memeriahkan Erau, usaha yang baru dijalani 2 bulan mendapatkan omzet sekitar 1 juta di malam pertama. (rhi)

Selasa, 09 Juni 2015

Relokasi Pasar Menunggu Verifikasi Data

reborneo.com - Rencana relokasi pasar Tangga Arung ke Pasar Mangkurawang mendapat dukungan dari para pedagang, hanya saja mereka meminta untuk proses pemindahan tersebut dilakukan secara bersamaan agar tidak menimbulkan rasa kecemburuan antar pedagang.


Pihak Disperindagkop sedang melakukan verifikasi data yang diperkirakan memakan waktu sekitar 2 minggu untuk kelengkapan yang diperlukan dalam pemindahan para pedagang, " Setelah dilakukan pendataan pedagang di pasar Tangga Arung, kemudian diumumkan secara terbuka," Tego, Kabid Pasar Disperindagkop.

Pihaknya juga menjelaskan sudah ada kesepakatan dengan pihak pasar, apabila sudah didapat verifikasi data tersebut maka akan diserahkan ke DPRD dan secara otomatis aktifitas tidak ada di pasar Tangga Arung dan berpindah ke Pasar Mangkurawang. Perpindahan harus disertai dengan pembongkaran petak atau kios yang ditinggalkan. (rhi)

Senin, 08 Juni 2015

Pasak Bakudapati Fasilitasi Pelaku Ekonomi Lemah

reborneo.com - Penyelenggaraan Erau Adat Kutai Kartanegara dipadu Erau Internasional Folklore and Art Festival 2015 yang berlangsung sepekan bukan melulu sarana mengangkat potensi pariwisata. Namun di sisi lain mampu pula memacu kreatifitas warga dalam meningatkan ekonomi kerakyatan.

Di pusat kegiatan Erau kawasan Stadion Rondong Demang Tenggarong selain ada Erau Expo Vaganza terdapat pula ratusan lapak, gerai dan outlet yang menjajakan aneka kuliner dan produk kreatif lainnya. Mereka adalah para pelaku ekonomi kelas bawah yang biasa berusaha di pasar malam atau pasar kaget di kaki lima. Dan bahkan diantaranya terdapat pelaku ekonomi pemula atau dadakan yang memanfaatkan ajang Erau sebagai lahan potensial mencari nafkah tambahan.

(Pengurus DPP Pasak Bakudapati foto bersama saat pembukaan Erau Adat 2015)

Menyikapi minat pelaku ekonomi lemah dan pemula itu direspon organisasi kemasyarakatan etnis kepemudaan Kaltim yaitu Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Anak Suku Asli Kalimantan Banjar, Kutai, Dayak, Paser dan Tidung atau DPP Pasak Bakudapati. Ormas tempat berhimpun etnis pemuda di Kaltim ini memfasilitasi para pelaku ekonomi bawah dan pemula itu dengan menyediakan sejumlah lahan di sekitar Stadion Rondong Demang untuk mendirikan outlet dan gerai tempat pelaku ekonomi lemah menjajakan beragam jenis usahanya. Baik usaha kuliner seperti Bakso, gorengan, Bakpao, terang bulan, martabak dan kerak telor. Kemudian berbagai jenis minuman dingin dan panas. Sedang jenis jualan lainnya mainan anak anak, pakaian wanita dan pria, perhiasan dan souvenir hingga batu mulia.

(Sejumlah outlet dan gerai hingga lapak di arena Erau Stadion RD Tenggarong)

Ketua DPP Pasak Bakudapati Rizal Ahmad Dewer MSi ditemui usai pembukaan Erau 2015 lalu mengatakan, pengembangan ekonomi kreatif tidak terbatas dalam berbagai bidang usaha tertentu. Namun perlu digali secara kreatif sehingga memberikan nilai tambah bagi pendapatan. Menyinggung keterlibatan pihaknya berpartispasi dalam kegiatan Erau, merupakan wujud pemberdayaan dari pemerintah maupun Kesultanan Kutai Kartanegara terhadap peran serta kelompok masyarakat dalam pembangunan daerah. Menurutnya pemberdayaan masyarakat lokal perlu dilakukan baik dari aspek peningkatan mutu SDM maupun ekonomi. Pemda juga diharapkan di luar even Erau tetap berkomitmen terhadap pemberdayaan ormas lokal dengan memberikan tanggung jawab untuk turut serta memajukan daerah.

Lahan lapak tempat berjualan di pusat keramaian Erau yang dikoordinir Pasak Bakudapati bersama Pemuda Karya Kukar dialokasikan untuk 60 stand bagi pelaku ekonomi lemah secara gratis. Hanya saja pihak koordinator memungut sewa tenda yang digunakan pedagang dengan harga sangat terjangkau (umar/joe).